Kekuatan Sebuah Kepercayaan "Tim 25 (Boruto)" #2
Tim 25 adalah tim yang diisi oleh tiga orang berkemampuan unik yaitu, Houki, Hako, dan Renga. Tim 25 adalah tim yang tidak pernah disorot pada awal-awal episode. Penulis mengira kehadiran mereka hanya sebatas figuran saja. Ternyata mereka muncul kembali pada episode 115. Saat itu digambarkan mereka sedang melakukan misi di kantor pos. Namun ketiganya sering membuat kekacauan. Mendengar hal itu Kakashi mencoba menyamar menjadi Sukea untuk menyelidiki sendiri penyababnya. Terlebih di tim itu ada genin bernama Houki yang mengidolakannya sampai meniru gaya berpakaian Kakashi.
Houki yang saat itu menjadi ketua tim bertugas untuk mengatur Hako dan Renga supaya semua berjalan dengan lancar. Alih-alih misinya lancar semua, yang dilakukan tim 25 menjadi berantakan. Ternyata Houki tidak cukup baik untuk menjadi ketua. Obsesi Houki untuk menjadi Kakashi ninja yang sempurna menjadi salah satu sebabnya. Houki merasa untuk menjadi sesempurna Kakashi ia harus bisa terlihat jenius dengan menetapkan semuanya sendiri. Houki membuat jalan ninjanya sendiri yang mana teman-temannya harus mengikuti. Houki memang sudah membagi tugas pada saat itu, tapi pembagian tugas tersebut tidak dibuat dengan memperhatikan kemampuan temannya. Dan buruknya lagi Houki tidak percaya kepada kemampuan temannya. Hal itu membuat keretakkan di tim 25 dan bubar untuk sementara.
Melihat hal itu, Kakashi yang menyamar menjadi Sukea menghampiri Houki untuk memberikan nasihat. Kakashi memberi saran kepada Houki untuk meminta maaf kepada temannya dan tidak bertindak egois. Kakashi juga menjelaskan bahwa di dalam tim kita harus percaya kepada kemampuan teman-teman kita. Mendengar hal itu Houki menghampiri Hako dan Rengan untuk meminta maaf dan membangun kembali tim 25. Saat itu nasihat Kakashi tentang kepercayaan langsung dipraktikkan oleh Houki. Alhasil kerja mereka tidak berantakan seperti sebelumnya.
Kakashi merasa senang dan menyuruh Sai untuk memegang tim tersebut karena Kakashi merasa mereka mempunyai potensi. Tanpa basa-basi Sai langsung memberi misi mereka untuk mencari sebuah bom di kereta. Di sanalah kekuatan mereka bertiga baru terlihat. Selanjutnya Sai mempercayakan kepada mereka sebuah misi khusus untuk mencari jejak markas kara. Kepercayaan Sai membuat mereka senang karena sebelumnya mereka hanya menjalankan misi di kantor pos saja. Misi tersebut pun berhasil dan mulai terkuaknya sedikit-sedikit tentang kara. Perlahan-lahan tim 25 berkembang di bawah asuhan Sai yang selalu mempercayai kemampuan mereka. Alhasil dalam ujian chunin Houki berhasil mengalahkan Yamanaka Inojin yang notabennya adalah putra dari Sai.
Dari semua itu memberikan sebuah pelajaran. Bahwa kepercayaan mempunyai manfaat besar kepada seseorang. Seseorang yang diberikan kepercayaan akan merasa dihargai dan diakui kemampuannya, sehingga rasa percaya diri muncul secara otomatis. Sebaliknya, orang yang terus diragukan kemampuannya tidak akan bisa menunjukkan kemampuan yang sebenarnya. Hal itu terjadi karena orang tersebut merasa tidak percaya diri dan apa yang dilakukan pasti salah. Setiap manusia memang mempunyai caranya masing-masing demi mencapai tujuan hidupnya. Tetapi jika sudah di dalam tim, kepentingan individu harus dikesampingkan dulu. Kita tidak bisa memaksa orang untuk mengikuti cara kita sepenuhnya yang kita bisa lakukan adalah diskusi untuk menemukan cara terbaik demi mencapai tujuan bersama.
Komentar
Posting Komentar